MODEL INTEGRASI INTERNAL CONTROL DAN SHARIA GOVERNANCE SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DAN REPRESIF TERHADAP FRAUD OFF-BOOK

Authors

  • Ramadhani Alfin Habibie Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Indonesia Author
  • Syafura Nixie Diva Pamitravati Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Kalimantan Tengah Author
  • Nelly Aulia Khusnita Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Kalimantan Tengah Author

DOI:

https://doi.org/10.55721/0fttea11

Keywords:

fraud off-book, internal control, sharia governance, audit etika

Abstract

Fenomena meningkatnya fraud off-book dalam industri perbankan syariah Indonesia menunjukkan bahwa pengawasan berbasis prosedural belum mampu menjaga prinsip amanah dan ḥifẓ al-māl dalam maqāṣid al-sharīʿah. Kondisi ini menunjukan bahwa dualisme pengawasan seperti Internal Control (IC) dan Sharia Governance (SG) masih berjalan secara terfragmentasi sehingga menimbulkan ruang yang tidak tercatat dalam sistem formal. Penelitian berfokus pada persoalan efektivitas dua mekanisme pengawasan tersebut serta kebutuhan integrasi fungsional. Dengan menggunakan metode kualitatif normatif melalui analisis literatur, regulasi OJK, laporan GCG bank syariah, dan temuan empiris penelitian terdahulu, studi ini menemukan bahwa keterbatasan kewenangan DPS, minimnya auditor syariah bersertifikasi, serta tidak adanya akses data bersama menjadi faktor utama lemahnya deteksi fraud off-book. Berdasarkan analisis tersebut, penelitian ini menawarkan model integrasi fungsional IC–SG yang memadukan Sharia Ethical Audit, pelaporan dua kanal, dan akses data terpadu sebagai kerangka preventif dan represif. Kesimpulannya, integrasi pengawasan berbasis etika dan struktur menjadi strategi paling efektif untuk memperkuat pencegahan fraud off-book dan memastikan tata kelola syariah berjalan sesuai prinsip amanah.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-14