ANALISIS KESIAPAN NAZHIR DALAM PENGELOLAAN BANTUAN WAKAF PRODUKTIF: STUDI KASUS DI BAITUL MAL ACEH
DOI:
https://doi.org/10.55721/ckz2m519Keywords:
Nazhir, , Wakaf Produktif, , Pengelolaan, , Baitul Mal AcehAbstract
Wakaf produktif merupakan salah satu instrumen penting dalam ekonomi syariah yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Aceh, program bantuan wakaf produktif yang disalurkan oleh Baitul Mal Aceh menjadi salah satu upaya strategis dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui pengelolaan aset wakaf. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan Nazhir dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya dalam mengelola bantuan wakaf produktif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, analisis isi, wawancara, serta observasi lapangan terhadap 10 lembaga Nazhir penerima bantuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas Nazhir mampu memanfaatkan bantuan sesuai peruntukan dan berkontribusi pada pengembangan aset wakaf menjadi lahan produktif berkelanjutan. Namun demikian, ditemukan kendala berupa keterbatasan literasi wakaf, keterampilan manajerial, serta kapasitas sumber daya manusia, sehingga sebagian Nazhir belum mampu menghasilkan pendapatan nyata dari pengelolaan aset wakaf. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan wakaf produktif tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan modal, tetapi sangat bergantung pada profesionalitas Nazhir. Oleh karena itu, disarankan agar Baitul Mal Aceh memperkuat perannya melalui pembinaan integratif, bimbingan teknis, supervisi, serta pendampingan berkelanjutan untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan pengelolaan wakaf produktif.








