OVERCOMING HUMAN CAPITAL STAGNATION: A BREAKTHROUGH POLICY FOR THE ACCELERATION OF EDUCATION AND HEALTH QUALITY IN ACEH TAMIANG

Authors

  • Fitriyanti Fitriyanti Bappeda Kabupatn Aceh Tamiang Author

DOI:

https://doi.org/10.55721/1s2p3x91

Abstract

Pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Aceh Tamiang menghadapi tantangan ganda berupa stagnasi indikator fundamental yang diperburuk secara signifikan oleh bencana hidrometeorologi dahsyat pada akhir tahun 2025. Musibah banjir bandang tersebut telah melumpuhkan layanan publik, merusak 439 sekolah, serta menghancurkan 30,7 ribu hektare tambak rakyat yang merupakan pilar ekonomi lokal. Kajian ini bertujuan merumuskan kebijakan terobosan untuk mendobrak stagnasi mutu pendidikan dan kesehatan melalui pendekatan resiliensi sistemik. Menggunakan metodologi kualitatif studi kasus dengan analisis SWOT dan matriks William Dunn, penelitian ini mensintesis data primer dari FGD bersama 50 pemangku kepentingan serta data sekunder laporan kinerja dan keuangan daerah. Hasil analisis mengidentifikasi bahwa akar masalah terletak pada kekakuan sistem perencanaan rutin yang tidak adaptif terhadap risiko bencana. Temuan evaluasi kebijakan menunjukkan bahwa strategi revitalisasi fisik konvensional tidak mencukupi untuk memulihkan modal manusia yang terdampak trauma dan krisis ekonomi. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan transformasi sistem melalui penerapan kebijakan layanan digital terpadu dan jaring pengaman sosial berupa "Beasiswa Transisi Resiliensi" untuk memastikan keberlanjutan kualitas SDM di tengah ancaman bencana di masa depan.

Kata kunci: Stagnasi SDM, Resiliensi Bencana, Kebijakan Publik, Aceh Tamiang, Transformasi Digital.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-01