MENGATASI ANOMALI PRODUKTIVITAS: REKONSTRUKSI MODEL PENDAMPINGAN PETANI DAN DIGITALISASI PRASARANA IRIGASI DI KABUPATEN ACEH JAYA

Authors

  • Iskandar Iskandar Dinas Pertanian Aceh jaya Author

DOI:

https://doi.org/10.55721/pj46ws73

Abstract

Sektor pertanian Kabupaten Aceh Jaya tengah menghadapi anomali produktivitas ekstrem, di mana keberhasilan surplus tanaman pangan berbanding terbalik dengan anjloknya produktivitas perkebunan rakyat, khususnya kelapa sawit yang hanya terealisasi 57,16%. Kajian ini bertujuan membedah akar kegagalan sistemik tata kelola instansi yang secara faktual dipicu oleh dua krisis utama: disfungsi model pendampingan konvensional akibat ledakan beban kerja penyuluh (74 personel kewalahan membina 933 kelompok tani di 172 desa), serta paradigma mitigasi bencana yang lamban dan reaktif pasca-banjir. Ironisnya, krisis operasional ini dibiarkan berlarut di tengah tingginya kapasitas serapan anggaran dinas yang menyentuh 94,14%. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data lapangan dianalisis secara komprehensif melalui matriks SWOT dan dievaluasi dengan kriteria pembobotan William N. Dunn. Hasil diagnosis menempatkan birokrasi pada posisi Kuadran I (Agresif), yang secara imperatif menuntut diakhirinya rutinitas status quo yang tidak efisien. Berdasarkan pengujian alternatif, kebijakan pembentukan "Ekosistem Pertanian Presisi" terpilih sebagai solusi paling superior. Rekomendasi ini mewajibkan refocusing belanja daerah dari perbaikan fisik pasca-bencana menuju investasi early warning system berbasis smart irrigation, yang dipadukan dengan metode bimbingan jarak jauh (tele-extension). Dengan mengkapitalisasi ketersediaan sinyal seluler nirkabel di 170 desa, transisi teknologi ini diharapkan tidak sekadar menjadi perisai tangguh bagi 67 desa rawan banjir, melainkan memberdayakan masyarakat tani, memulihkan kedaulatan ekonomi, mengakhiri inefisiensi birokrasi, dan secara berkelanjutan mengerek naik Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Aceh Jaya.

Kata Kunci: Anomali Produktivitas, Pertanian Presisi, Smart Irrigation, Tele-Extension, Kebijakan Publik, Aceh Jaya.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-06