ANALISIS HADIS AL-WALAD LI AL-FIRĀSY DENGAN METODEASBĀB AL-WURŪD, DAN PENALARAN LUGHAWIYAH
DOI:
https://doi.org/10.55721/00dnc126Keywords:
kedudukan hukum, anak luar nikah, penalaranAbstract
Permasalahan kedudukan anak yang lahir di luar nikah merupakan masalah klasik yang hingga sekarang masih tetap menarik untuk dikaji dan dibahas kemaslahatan yang akan ada terhadap permasalahan yang akan dihadapi sesuai dengan perubahan zaman. Pada dasarnya banyak pihak yang ingin mengkaji tentang kemaslahatan kedudukan anak luar nikah ini dengan metode maqasid al-syari’ah dengan tujuan adalah perlidungan kehidupan sang anak, kehidupan yang layak dan hidup tumbuh berkembang dengan baik, dan mendapatkan hak seperti anak-anak yang lahir pada umumnya. Anak yang lahir di luar pernikahan pada kenyataannya, baik nikah sirri, li’an dan anak zina tidak dinasabkan kepada ayahnya dan keluarga ayahnya, yang menyebabkan seorang anak tidak mendapatkan persamaan hak dibandingkan dengan anak-anak pada umumnya. Penelitian ini mencoba mengkaji dari perspektif analisis metode asbāb al-wurūd al-hadīts, lughawiyah, ta’līliyah dan istiṣlāhiyah. Dengan analisis ini diharapkan dapat menjawab permaslahan dan menjadi solusi bagi kedudukan hukum anak yang lahir di luar pernikahan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Zaki Satria (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









