PERAN DAYAH/MEUNASAH SEBAGAI BASIS PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI DI ACEH

Authors

  • Asnah Asnah STIT Syekhsaman Al-Hasan Author
  • Zaini Bakri STIT Syekhsaman Al-Hasan Author

Keywords:

Dayah, Meunasah, Pendidikan Anak Usia Dini Islam, Pendidikan Berbasis Masyarakat, Aceh

Abstract

Dayah dan meunasah merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang telah lama menjadi tulang punggung pendidikan agama di Aceh, secara historis berfungsi sebagai pusat pengajaran Al-Qur'an, pembelajaran agama, dan kehidupan keagamaan masyarakat. Di luar perannya dalam mendidik anak usia sekolah dan orang dewasa, kedua lembaga ini memiliki potensi besar, meskipun belum banyak dikaji, sebagai basis pendidikan anak usia dini Islam (PAUD Islam) yang berbasis masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran historis dan kelembagaan dayah dan meunasah dalam masyarakat Aceh, mendeskripsikan bagaimana kedua lembaga tersebut berfungsi atau dapat berfungsi sebagai basis pendidikan Islam anak usia dini, serta menganalisis tantangan dan strategi penguatan perannya di tengah modernisasi pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), yaitu mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis buku, artikel jurnal nasional maupun internasional, serta dokumentasi sejarah yang relevan dengan dayah, meunasah, dan pendidikan Islam anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa meunasah, sebagai lembaga keagamaan dan sosial terkecil di tingkat gampong (desa), secara historis telah menjadi ruang yang mudah diakses, berbiaya rendah, dan menyatu dengan masyarakat untuk memperkenalkan anak pada literasi Al-Qur'an, nilai-nilai Islam, dan praktik keagamaan komunal sejak usia yang sangat dini, sementara dayah, meskipun secara tradisional lebih berorientasi pada anak yang lebih besar dan remaja, menawarkan model filosofis dan pedagogis pendidikan berbasis nilai dan berakar masyarakat yang dapat menjadi rujukan dan dukungan bagi pengembangan PAUD Islam. Artikel ini menyimpulkan bahwa dayah dan meunasah, apabila diintegrasikan secara sengaja dengan pendidikan anak usia dini Islam formal melalui model kelembagaan yang kolaboratif, menawarkan basis yang autentik, berbasis masyarakat, dan koheren secara religius bagi pembinaan perkembangan agama dan moral anak-anak Aceh sejak usia paling dini.

Downloads

Published

2026-06-16